Anubias nana, atau nama ilmiahnya Anubias barteri var. nana, masih merupakan varian dari Anubias barteri. Ditemukan pertama kali oleh Adolf Engler tahun 1899, tanaman ini asli dari Afrika dan banyak ditemui di Kamerun dan Nigeria. Daunnya hijau tua dan bisa memberikan warna atraktif baik di depan, tengah atau belakang akuarium Anda. Bukan cuma mempercantik aquascape, Anubias nana juga mengontrol kadar nitrat, mengurangi polutan dan menambah oksigen di air. Jelas ini membuat aquascape lebih sehat dan meringankan tugas Anda dalam perawatan.
Anubias nana walau pertumbuhannya lambat tapi masih sedikit lebih cepat dibanding jenis anubias lain seperti anubias panda, coffefolia atau afzelli. Tanaman ini tidak terlalu menuntut. Anda cukup menjaga air di akuarium tetap bersih. Menguras akuarium antara satu sampai dua minggu sekali sudah cukup untuk menjaga kadar nitrat dan efeknya bagus untuk anubias. Air yang bersih membuat cahaya mudah diterima tanaman untuk fotosintesis. Anubias nana tidak butuh pencahayaan tinggi. Lampu akuarium standar dengan cahaya medium sudah cukup. Suhu optimal untuk anubias nana adalah 22-28 ° C dengan PH air antara 6 - 7,5.
Untuk mendukung pertumbuhannya, Anda bisa memberikan pupuk cair atau pupuk dasar di substrat karena akar anubias yang terus tumbuh akan masuk ke substrat. Jangan terlalu banyak memberi nutrisi karena bisa memicu munculnya alga. Anda juga boleh menambah CO2 yang diserap anubias selama fotosintesis. Tanpa CO2 Anubias nana sebetulnya sudah bisa hidup dari CO2 yang dikeluarkan ikan ketika bernapas dan dari CO2 terlarut setelah menguras air akuarium dengan yang baru. Jika akuarium minim nutrisi Anubias nana tetap hidup tapi pertumbuhannya melambat.
Seperti anubias lainya, untuk memperbanyak Anda bisa memotong rhizomenya. Pastikan Anubias nana sudah mempunyai paling sedikit dua rhizome. Potong rhizome dengan gunting atau cutter yang steril. Letakkan rhizome yang sudah dipotong tadi di substrat yang diinginkan. Hanya butuh beberapa hari saja akar baru akan muncul. Usahakan setiap potongan rhizome punya setidaknya tiga daun untuk fotosintesis. Jika tidak, rhizome tadi tetap hidup tapi anubias akan berusaha keras untuk bertahan.
